Dark Light

Saat anda mengalami error dengan situs WordPress anda, itu bisa saja membuat anda frustasi. Tapi itu adalah bagian yang tidak bisa terhindarkan dari memiliki sebuah situs web. Terlebih lagi jika anda menemukan error 500 Internal Server. Itu bisa sangat membuat anda jengkel dan pusing. Pasalnya, 500 Internal Server Error tidak memberikan informasi yang lengkap apa yang menjadi penyebabnya. Dan karena itu juga akan menjadi sulit bagi anda untuk memperbaiki error tersebut.

Kabar baiknya adalah, seperti kebanyakan error yang terjadi pada WordPress, biasanya dapat diselesaikan melalui pemecahan masalah. Anda  bisa nemulai dengan solusi yang paling umum yang dapat menghemat banyak waktu dan sakit kepala  anda dalam jangka panjang dan membantu anda memulihkan situs lebih cepat.

Dalam tutorial ini, saya akan mulai dengan menjelaskan apa itu 500 Internal Server Error dan beberapa kemungkinan penyebabnya. Kemudian saya akan memberi anda delapan metode yang dapat anda gunakan untuk mengembalikan situs WordPress anda dalam waktu singkat.

Apa Itu 500 Internal Server Error

Ada berbagai macam error yang dapat terjadi di situs web dan salah satu error yang umum terjadi adalah error internal server. Jika anda mengalami error internal server, anda akan melihat sesuatu yang mirip dengan tampilan berikut di browser menggantikan situs web anda:

cara memperbaiki 500 internal server error wordpress
500 Internal Server Error – Tampilan Akan Berbeda Sesuai Browser Yang Anda Gunakan

Tergantung pada situs web dan browser yang anda gunakan, pesan error dapat bervariasi. Misalnya, error ini juga dapat menampilkan dirinya sebagai HTTP 500 Error atau HTTP Error 500 atau 500 Internal Server Error.

Beberapa pesan error di WordPress memberikan konteks dan detail yang dapat membantu anda mengidentifikasi penyebab dan solusi yang tepat untuk masalah tersebut.

Sayangnya, 500 Internal Server Error bukan salah satunya. Dalam beberapa kasus, anda mungkin tidak melihat pesan error sama sekali, tetapi hanya layar putih kosong yang juga dikenal sebagai White Screen of Death (WSoD).

Namun satu hal yang hampir pasti adalah bahwa masalahnya dikaitkan dengan situs web atau server web anda (bukan masalah karena seperti browser anda). Beberapa penyebab umum dan kemungkinan pesan error ini muncul meliputi:

  1. Masalah skrip dengan tema atau plugin pihak ketiga yang diinstal di situs anda.
  2. File inti .htaccess atau WordPress yang rusak.
  3. Batas PHP Memory Limit yang habis di server web anda.

Meskipun tidak mungkin, terkadang memperbaiki 500 Internal Server Error semudah menunggu satu atau dua menit dan memuat ulang (merefresh) halaman situs web anda. Mungkin saja server hanya kelebihan beban untuk sementara waktu. Apalagi jika anda menggunakan shared hosting.

Baca Juga : Pengertian Hosting dan Jenis-Jenis Hosting

Ini mungkin juga bisa membantu untuk melihat apakah semua orang mengalami error ini di situs anda atau hanya terjadi di pihak anda. Untuk melakukan ini, anda dapat mencoba memasukkan URL anda ke situs Down for Everyone atau Just Me.

Dalam kebanyakan kasus, anda tidak akan dapat mengetahui apa yang menyebabkan error sampai anda memulai mencari dan melakukan pemecahan masakah. Yang penting adalah anda bisa menyelesaikannya secepat mungkin.

Cara Memperbaiki 500 Internal Server Error di WordPress

Sebelum anda mulai memperbaikinya, penting untuk terlebih dahulu membuat backup situs WordPress anda. Metode berikut juga melibatkan modifikasi direktori root situs anda, jadi anda tidak ingin mengambil risiko kehilangan data penting jika terjadi kesalahan yang fatal.

Setelah anda selesai membuat backup, anda bisa mulai bekerja. Mari kita lihat cara memperbaiki 500 Internal Server Error di WordPress menggunakan delapan metode.

Mengaktifkan Debug

Seperti yang sudah kita bahas, salah satu aspek yang paling membuat frustrasi dalam menangani server internal error di WordPress adalah kurangnya informasi yang tersedia. Ini terutama benar jika anda menghadapi WSoD.

Namun, mengaktifkan mode debugging di situs WordPress anda dapat membantu anda mendapatkan lebih banyak informasi tentang masalah ini.

Anda dapat melakukan ini dengan mengedit file wp-config.php anda melalui klien File Transfer Protocol (FTP) seperti FileZilla. Tergantung pada penyedia hosting anda, anda juga dapat menggunakan File Manager di cPanel.

Setelah anda menemukan file ini, cari ‘WP_DEBUG‘. Jika ada, anda perlu mengubah nilainya menjadi ‘true‘. Jika tidak, anda dapat mengcopy dan menempelkan yang berikut ini ke bagian baris akhir file:

Setelah selesai, simpan file anda, lalu muat ulang (refresh) situs WordPress anda. Mudah-mudahan, layar kosong yang sekarang diganti dengan pesan error, dan idealnya akan muncul pesan error pada baris tertentu pada situs WordPress anda.

Jika tidak, anda harus melanjutkan ke metode berikutnya. Ingatlah untuk mengubah nilai debug tadi kembali ke ‘false‘ setelah selesai.

Menonaktifkan Plugin

Alasan lain yang mungkin kenapa anda melihat pesan error ini adalah karena ada masalah dengan salah satu plugin anda. Untuk melihat apakah ini masalahnya, anda dapat menonaktifkan sementara semua plugin WordPress anda. Jika ini menyelesaikan masalah, anda akan tahu bahwa plugin yang harus disalahkan.

Perhatikan bahwa menonaktifkan plugin anda tidak akan menghapus plugin atau data anda. Itu hanya menghentikan plugin bekerja yang mungkin memicu error.

Jika anda memiliki akses ke layar admin WordPress, anda dapat menonaktifkan semua plugin dengan membuka menu Plugins -> Installed Plugins.

Centang kotak kiri untuk memilih semua plugin, lalu pilih Deactivate / Nonaktifkan  dari menu Dropdown, lalu klik tombol Apply :

cara memperbaiki 500 internal server error wordpress
Menonaktifkan Semua Plugin

Jika anda tidak bisa mengakses ke dasboad admin WordPress, anda dapat menonaktifkan plugin melalui FTP atau File Manager di cPanel.

Dari direktori root situs anda, navigasikan ke folder wp-content, lalu klik kanan pada folder plugins anda, pilih Rename, dan ubah ke “plugins-deactivated” atau “plugins-old”:

cara memperbaiki 500 internal server error wordpress
Klik Kanan Pada Plugins dan Pilih Rename

Kembali ke situs anda untuk melihat apakah ini menyelesaikan kesalahan. Jika ya, langkah selanjutnya adalah mencari tahu plugin mana yang harus disalahkan. Anda dapat melakukan ini dengan mengaktifkan plugin satu per satu dan merefresh situs web anda.

Setelah pesan error kembali muncul, anda akan tahu plugin mana yang menyebabkan masalah. Dari sana, anda dapat menghapusnya seluruhnya, mencoba menginstal ulang versi yang diperbarui, atau menghubungi pihak developer untuk bantuan lebih lanjut.

Beralih ke Tema Default

Mirip dengan plugin, tema yang salah bisa menjadi penyebab kesalahan server internal di WordPress. Jika anda baru saja menginstal tema baru atau memperbarui yang sudah ada, anda mungkin ingin mencoba mengganti tema WordPress untuk melihat apakah ini memperbaiki masalah.

Baca Juga : Perbedaan Tema dan Plugin WordPress

Jika anda dapat mengakses area admin WordPress, anda dapat mengganti tema dengan membuka Appearance -> Themes, lalu mengaktifkan tema default seperti Twenty Twenty atau mendownloadnya dari WordPress.org.

cara memperbaiki 500 internal server error wordpress
Mengaktifkan Tema Bawaan WordPress

Baca Juga : Cara Menginstall Tema WordPress

Jika anda tidak dapat mengakses admin WordPress, anda dapat mengubah tema dengan menghubungkan ke server situs anda melalui FTP. Setelah terhubung, arahkan ke folder wp-content -> themes.

cara memperbaiki 500 internal server error wordpress
Mengubah Nama Folder Tema Yang Digunakan

Temukan folder tema anda saat ini, lalu ganti namanya dengan menambahkan “-deactivated” di akhir nama tema. Ini akan secara otomatis mengalihkannya ke tema default, dengan asumsi anda sudah menginstal tema default atau belum menghapus tema defaultnya.

Refresh lagi situs web anda untuk melihat apakah ini menyelesaikan masalah. Jika ya, anda harus mendapatkan tema WordPress baru atau menghubungi developer tema untuk memberi tahu mereka tentang masalah tersebut.

Memeriksa File .htaccess

Penyebab umum lainnya dari 500 Internal Server Error di WordPress adalah file .htaccess yang rusak . Untuk menentukan apakah ini masalahnya, anda dapat mengganti nama file ini menjadi “.htaccess_old” atau yang serupa.

Anda dapat menemukan file ini di bawah direktori root situs anda. Klik kanan pada file .htaccess dan pilih Rename.

Kunjungi kembali situs web anda untuk melihat apakah masih menampilkan pesan error.

Jika tidak, Anda dapat membuat file .htaccess baru dengan menavigasi ke layar admin WordPress anda, lalu pergi ke Settings -> Permalinks dan klik tombol Save Changes di bagian bawah layar.

Ini akan secara otomatis menghasilkan file .htaccess baru. Jika file .htaccess yang rusak tampaknya tidak menjadi masalah, saatnya untuk melanjutkan.

Meningkatkan PHP Memory Limit

Langkah selanjutnya adalah melihat apakah anda mengalami error karena anda telah kehabisan batas memori PHP server anda. Ini dapat dikaitkan dengan tema atau plugin yang dikodekan dengan buruk, atau sesuatu yang lain sama sekali.

Anda dapat meningkatkan batas memori PHP dengan beberapa cara — ada tiga kemungkinan file tempat anda dapat menemukan atau menambahkan potongan kode memori PHP.

Yang pertama adalah file wp-config.php anda . Cari WP_MEMORY_LIMIT dan, jika ada, ubah nilainya menjadi 256M. Jika tidak, tambahkan baris berikut ke file:

Anda juga dapat mencari potongan kode ini di file php.ini, yang mungkin ada atau tidak ada. Jika tidak, anda dapat membuat file teks kosong, beri nama php.ini, lalu tempelkan kode berikut:

Anda juga dapat memeriksa file .htaccess . Jika tidak ada nilai batas memori, anda dapat menambahkan cuplikan kode berikut ke file:

Simpan file, lalu muat ulang situs anda. Jika itu menyelesaikan pesan kesalahan, anda mungkin perlu menghubungi penyedia hosting anda untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang apa yang menghabiskan batas memori PHP anda.

Selain itu, beberapa penyedia hosting tidak mengizinkan pengguna meningkatkan sendiri batas memori PHP. Dalam hal ini, anda mungkin perlu menghubungi host anda untuk meminta mereka meningkatkannya secara manual.

Memeriksa Versi PHP

Beberapa plugin memerlukan versi PHP tertentu agar berfungsi. Oleh karena itu, alasan lain anda mungkin melihat error ini adalah jika ada masalah ketidakcocokan dengan versi PHP antara situs anda dan plugin yang telah anda install.

Misalnya, anda dapat menggunakan plugin dengan fitur yang tidak digunakan lagi dengan versi PHP yang lebih lama. Jika demikian, anda harus dapat menentukan plugin mana yang menyebabkan masalah dengan mengikuti langkah-langkah yang diuraikan dalam metode kedua dalam daftar ini.

Idealnya, anda harus menjalankan PHP 7 atau lebih tinggi. Proses untuk memeriksa dan meningkatkan versi PHP anda akan bervariasi tergantung pada penyedia hosting anda. Misalnya, jika anda memiliki akses ke cPanel, anda dapat menavigasi ke Select PHP Version di bawah bagian Software.

Saya sarankan untuk memeriksa dengan penyedia hosting anda untuk informasi tentang peningkatan atau perubahan versi PHP anda. Jika anda tidak dapat meningkatkan versi PHP anda, dan masalahnya ada pada plugin tertentu, anda mungkin perlu menghapus plugin tersebut atau mencari alternatif.

Menginstall Ulang File Inti WordPress

Pada titik ini, semoga anda telah menyelesaikan 500 Internal Server Error. Namun, jika anda masih melihatnya, beberapa file inti WordPress anda mungkin rusak, dalam hal ini, mengunggahnya kembali akan memperbaiki masalah.

Untuk menginstal ulang file inti WordPress, download versi terbaru WordPress dari WordPress.org, lalu buka zip folder di komputer anda.

Selanjutnya, sambungkan ke server anda melalui FTP. Di jendela sebelah kiri, buka folder WordPress baru yang baru saja Anda ekstrak di komputer anda. Pilih folder wp-includes dan wp-admin, klik kanan, dan pilih Upload.

Ini akan menggantikan file di direktori root situs anda. Catatan: Anda akan diminta untuk memberikan izin anda untuk menimpa file, yang harus anda izinkan. Setelah Anda memuat ulang situs web anda, Anda seharusnya tidak lagi melihat 500 Internal Server Error.

Menghubungi Penyedia Hosting

Pada titik ini, jika anda telah kehabisan metode di atas dan anda masih melihat 500 Internal Server Error di WordPress, mungkin sudah waktunya untuk menghubungi penyedia hosting anda untuk bantuan lebih lanjut. Mereka harus dapat memeriksa log server dan menawarkan beberapa wawasan tentang apa yang mungkin menyebabkan masalah.

Mungkin ada beberapa masalah server yang harus diatasi untuk mengatasi error. Mereka mungkin juga dapat membantu dengan masalah lain yang dapat menyebabkan masalah error seperti izin file.

Sayangnya, jika anda berulang kali mengalami kesalahan server internal, masalahnya mungkin karena server tempat situs anda dihosting tidak dilengkapi atau dioptimalkan secara memadai untuk menjalankan situs WordPress. Jika ini masalahnya, anda dapat mempertimbangkan untuk beralih ke host WordPress yang berbeda.

Kesimpulan

Berurusan dengan error situs web tidak menyenangkan bagi siapa pun. Namun, 500 Internal Server error di WordPress sangat meresahkan karena anda memiliki informasi yang terbatas saat mencoba mencari tahu penyebab dan solusinya.

Seperti yang telah kita bahas dalam posting ini, ada berbagai cara perbaikan potensial yang dapat anda gunakan untuk mengatasi 500 Internal Server Error di WordPress, termasuk delapan metode berikut:

  1. Aktifkan debugging
  2. Nonaktifkan semua plugin WordPress anda
  3. Ganti tema WordPress anda
  4. Periksa file .htaccess anda
  5. Tingkatkan memori PHP anda
  6. Periksa masalah versi PHP
  7. Instal ulang file inti WordPress
  8. Hubungi penyedia hosting anda
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts
Total
0
Share